Tingkatkan Otomatisasi Sales Dan Efisiensi Proses Bisnis, PT Rajawali Nusindo Gelar Kick Off Implementasi 2 Sistem Informasi Baru Berbasis IT

IMG_5510Persaingan bisnis yang sangat ketat diera digitalisasi saat ini membuat banyak perusahaan terus berbenah diri, sebagai bentuk keseriusan akan kebutuhan sistem informasi berbasis IT yang amat sangat cepat, akurat, dan memberikan informasi yang dibutuhkan,  PT Rajawali Nusindo terus memperbaiki Sistem Informasi guna memenuhi tuntutan perkembangan jaman serta persaingan bisnis baik di dalam maupun luar negeri.

Guna memenuhi hal tersebut, perbaikan demi perbaikan dilakukan PT Rajawali Nusindo sebagai bentuk komitmen dan langkah nyata untuk terus meningkatkan kebutuhan sistem informasi kepada para stakeholder. Tepat pada tanggal 30 Oktober 2017 bertempat di Auditorium Gedung RNI Lantai 6, PT Rajawali Nusindo melaksanakan Kick Off Implementasi Sistem Informasi baru berbasis IT yaitu  Aplikasi DTMS (Distribution Trading Management System) dan SFA (Sales Force Automation) yang tentunya menjadi ujung tombak perubahan PT Rajawali Nusindo menjadikan perusahaan Distribusi Trading Alkes dan Konsumer yang semakin Unggul dan Terpercaya.

Kick off Implementasi ini ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis yang dilakukan langsung oleh Dewan Komisaris dan Seluruh Jajaran Direksi PT Rajawali Nusindo serta dihadiri pula Direktur Utama PT RNI B. Didik Prasetyo, Direktur Keuangan PT RNI M Yana Aditya dan Direktur Pengendalian Usaha & Manajemen Risiko PT RNI Elka Wahyudi.

IMG_5505Aplikasi DTMS (Distribution Trading Management System) merupakan sebuah sistem informasi perusahaan yang digunakan PT Rajawali Nusindo yang dirancang untuk mengkoordinasikan proses bisnis perusahaan distribusi dan trading. Dengan pengaplikasian sistem DTMS ini tidak hanya mampu mengefisiensikan proses bisnis dari segi waktu dan materi, sistem ini pun dapat meningkatkan layanan kepada stakeholder dan mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya.

Selanjutnya, SFA (Sales Force Automation) merupakan sistem informasi yang digunakan oleh bagian Sales atau Sales Management untuk membantu melakukan otomatisasi fungsi-fungsi sales seperti penjualan,  proses pesanan,  manajemen  pelanggan, forecast  penjualan, pengaturan jadwal kunjungan dan rute karyawan.

Perkembangan teknologi dan pengalaman di bidang Distribusi memberikan Rajawali Nusnido mencari solusi mengatasi permasalahan yang timbul pada operasi penjualan secara konvensional. Melalui sistem ini, alur kerja sales dalam menangani Purchasing Order atau pembelian pelanggan dan kunjungan pelanggan dapat dilakukan lebih mudah dan efisien.

Dalam sambutannya Komisaris Utama PT Rajawali Nusindo sekaligus Direktur Utama PT RNI B. Didik Prasetyo sangat antusias dan menyambut baik kehadiran aplikasi DTMS dan SFA atas kegiatan proses bisnis Distribusi dan Trading di Rajawali Nusindo, selain itu besar harapan sistem DTMS dan SFA dapat terimplementasi bukan hanya di cabang Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bandung tapi di seluruh cabang Rajawali Nusindo.

 “tahun 2018 seluruh cabang dapat terimplementasi sistem DTMS dan SFA sehingga dapat meningkatkan efisiensi proses bisnis kita, itulah yang dituntut, ditunggu dan diharapkan oleh perusahaan diera distraksi ini,” pungkasnya.

Selanjutnya, dalam sambutan Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono mengungkapkan Apresiasi yang sangat luar biasa kepada para karyawan PT Rajawali Nusindo terhadap implementasi Aplikasi baru ini yang diharapkan membawa perubahan terhadap penyajian laporan yang cepat, tepat, dan akurat bagi stakeholder.

“kami menyadari betapa pentingnya sistem informasi management berbasis IT yang mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Para stakeholder tidak lagi bisa mentolerir sistem informasi management yang seadanya,” ungkapnya.

IMG_5482

Menurut Sutiyono, pengimplementasian sistem informasi DTMS di Rajawali Nusindo sudah seharusnya dilakukan melihat sistem Foxpro yang saat ini digunakan banyak sekali kendala yang sering dihadapi seperti tertinggal dari segi teknologi, sudah tidak didukung pengembangan software dan hardware, kemampuan pengolahan database yang terbatas dan sangat tergantung kepada Manusia (User), itulah sebabnya penerapan sistem DTMS sangat tepat diimplementasikan di Nusindo.

Dilihat dari sejarahnya, adapun perkembangan sistem informasi berbasis IT di Rajawali Nusindo dimulai dari tahun1988-1990 yaitu EDP (Elektronic Data Processing) merupakan sistem informasi yang pengelolahan datanya telah menggunakan sistem elektronik atau terkomputerisasi, pada saat itu tool yang digunakan untuk mengolah data yaitu IBM S/36 Mainframe dan printer IBM 5225. Pada tahun 1990-1993 sistem informasi PT Rajawali Nusindo yaitu Foxpro Singel User dan di awal tahun 1993 sampai saat ini Rajawali Nusindo menggunakan sistem informasi pembaruan dari Foxpro Singel User, yaitu Foxpro Multiple User.

Kick Off Implementasi aplikasi DTMS dan SFA ini tentunya memberikan warna baru bagi PT Rajawali Nusindo, selain peluncuran aplikasi SFA untuk kali pertama, aplikasi DTMS ini akan menggantikan Sistem Informasi pencatatan dan pelaporan manajemen sistem berbasis IT lama Rajawali Nusindo, “Foxpro Multiple User”, yang telah dipergunakan sejak 1993.

(Rizki Nusindo)