RNI Dorong KSO karena Mantapkan Posisi

logo Nusindo

JAKARTA – PT Rajawali Nusindo, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia yang bergerak di bidang laboratorium semakin mantapkan posisi bisnisnya. Menyusul dilakukannya skema bisnis kerja sama operasi (KSO), bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado, Sulawesi Utara. Di mana Nusindo melakukan investasi sebesar Rp 20 miliar. Ini untuk mendatangkan alat-alat laboratorium serta perbaikan infrastruktur gedung laboratorium.

Direktur Utama Nusindo Tony Visiyanto mengatakan, perusahaan pelat merah ini mengikuti tender yang dilakukan pada 2014. Nusindo akhirnya berhasil memenangkan tender  yang banyak diikuti banyak perusahaan. Sebagai distributor nasional farmasi, alat kesehatan, produk konsumer dan industrial, lanjut Tony, Nusindo memiliki berbagai range product laboratorium yang bermutu tinggi dan termodern di bidangnya.

“Adanya KSO dengan RS Kandou Manado ini semakin memperkokoh posisi Nusindo di bidang alat kesehatan, khususnya alat-alat laboratorium. KSO ini merupakan pilot project Nusindo untuk melakukan KSO dengan berbagai RS dibawah Kementerian Kesehatan di Indonesia.  Tahun 2015 ini, Nusindo menargetkan sekitar 4-5 RS lainnya bisa KSO dengan perusahaan,” ungkap Tony dalam rilis yang diterima INDOPOS, pada Selasa (17/2).

Direktur Operasional Rajawali Nusindo Chairani  Harahap menmbahkan, sebagai distributor nasional, omset Nusindo tahun 2014 sekitar Rp 2.6 triliun dengan gross margin sebesar Rp 250 Milyar. Tahun 2015 ini, lanjut Chairani, Nusindo mencanangkan target operasional (TOP) sekitar Rp 3.1 triliun dengan gross margin Rp 300 milyar lebih atau meningkat lebih 15 persen dari pencapaian tahun sebelumnya.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, Chaerul Rajab Nasution menambahkan, RS Kandou Manado adalah rumah sakit yang strategis di wilayah Indonesia Timur. RS  ini akan menjadi RS rujukan atas berbagai tindakan medis untuk wilayah Indonesia Timur. “Dengan modernisasi laboratorium klinik terpadu yang bekerjasama dengan Rajawali Nusindo ini, akan meningkatkan peluang RS Kandou untuk meningkatkan kelas RS dari RS tipe B menjadi RS tipe A,” imbuhnya.

Saat ini, Rajawali Nusindo memiliki 43 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Adapun bisnis inti perusahaan adalah trading dan distribusi farmasi, alat kesehatan, consumer dan Industrial product. Operasional Rajawali Nusindo didukung oleh sekitar 700 orang Sales Force yang tersebar di berbagai cabang, yang dilengkapi lengkap dengan berbagai fasilitasi yang menunjang operasional perusahaan. (ers)

 Sumber: http://www.indopos.co.id/2015/02/rni-dorong-kso-karena-mantapkan-posisi.html

- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/rni-dorong-kso-karena-mantapkan-posisi.html#sthash.Ctm3yOjC.dpuf