Kunjungan BPKP ke Rajawali Nusindo dalam rangka Penerapan Sistem Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit)

Kunjungan BPKP ke Rajawali Nusindo dalam rangka Penerapan Sistem Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit)Setelah kunjungan Rajawali Nusindo ke BPKP pada tanggal 11 November 2014 yang lalu, dan pada tanggal 12 Januari 2015 tim BPKP berkunjung ke Rajawali Nusindo.
Dalam kunjungan pertama Rajawali Nusindo ke BPKP yang diwakili Direktur utama Tony Visianto di dampingi Kepala SPI Triono Putranto dan Manager Sekretariat Perusahaan Yanto Togi Marpaung mendiskusikan tentang pendampingan dengan tim BPKP dalam penyusunan Pedoman Audit Berbasis Risiko (RBA) serta persiapan-persiapan yang akan dilaksanakan.

Kunjungan BPKP ke Rajawali Nusindo dalam rangka Penerapan Sistem Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit) 2Dalam penyusunan RBA PT. Rajawali Nusindo ini tim BPKP mendampingi serta membantu dalam penyusunan (manual) audit berbasis risiko, Penyusunan Standard Operating Procedures (SOP) Risk Based Audit, Pelatihan tenaga auditor internal (SPI) dan manajemen risiko terkait implementasi Audit Berbasis Risiko (RBA), hingga Sosialisasi Implementasi Audit Berbasis Risiko (RBA) pada manajemen dan karyawan PT. Rajawali Nusindo. Kunjungan tim BPKP ke Rajawali Nusindo di wakili oleh Kasubdit Direktur Pengawasan Badan Usaha Agrobisnis, Jasa Konstruksi dan Perdagangan Yanti Sukmayanti, Husim Gasim Auditor Madya, Rachmat Dhani dan Samsul Falah selaku Auditor Muda.
Pada tahapan ini tim BPKP memperkenalkan para tim BPKP yang akan mendampingi Rajawali Nusindo serta membantu dalam penyusunan (manual) audit berbasis risiko, Penyusunan Standard Operating Procedures (SOP) Risk Based Audit.

Kunjungan BPKP ke Rajawali Nusindo dalam rangka Penerapan Sistem Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit) 3

Selanjutnya tim BPKP menjelaskan bahwa saat ini BPKP memiliki tanggung jawab langsung di bawah Presiden, selanjutnya team BPKP juga menjelaskan prosedur-prosedur yang akan dijalani Rajawali Nusindo dari berkas-berkas dan pedoman-pedoman yang harus dilengkapi, 35 hari masa pendampingan penyusunan RBA, Macro Risk Assessments agar disesuaikan dengan aturan BPKP, pembuatan payung hukum, penyesuaian Key Risk Indicator dan Key Risk Vector.
Program pendampingan Term pertama rencananya dimulai pada 12 Januari 2015 sampai 20 hari kerja hingga 9 Februari 2015. Diharapkan dengan implementasi audit berbasis risiko ini, PT. Rajawali Nusindo semakin dapat meningkatkan kinerjanya. (Salman Nusindo)