Category Archives: News and Events

Meningkatkan Efficiency Pergudangan Melalui Pelatihan Warehouse Management System PT Rajawali Nusindo 2017

IMG_7687 1 Dewasa ini, efektifitas serta efisiensi dalam operasional aktifitas pergudangan menjadi suatu hal yang diharapkan oleh seluruh perusahaan distribusi untuk mencapai laba peusahaan dan kepuasan para pelanggannya. Kendati demikian, harapan tersebut tidak luput dari beberapa hambatan dan kendala pada palaksanaannya, dilihat dari hambatan dan kendala yang sering muncul seperti kesulitan menempatkan barang karena gudang telah penuh, kesulitan mengidentifikasi suatu produk karena penyimpanannya tidak efektif dan membutuhkan waktu yang lama dalam mencari suatu produk di gudang diperlukan formula atau metode khusus untuk menangani hambatan dan kendala yang sedang terjadi.

Klasifikasi gudang yang baik adalah gudang yang mempunyai kemampuan untuk memaksimalkan ruang, peralatan, memberikan kemudahan karyawan gudang dalam mengakses barang-barang yang disimpan dan keamanan serta keselamatan kerja. Gudang pun mempunyai peran dan fungsi yang semakin penting dalam sistem Distribusi dan rantai pasok. Gudang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, namun juga mempunyai peran sebagai Terminal Konsulidasi, pusat distribusi, sebagai tempat Break-Bulk Operation, In-Transit Mixing, dan sebagai tempat Cross-Dock Operation.

Semua itu tidak terlepas dari peranan SDM (karyawan) sebagai pelaksanaan kegiatan pergudangan, karena, kunci keberhasilan dalam aktifitas distribusi dan pelayanan terhadap rantai pasok digudang berada pada SDM yang mempunyai kualitas yang baik.

Pentingnya peran HRD (Human Resource Departement) guna menerapkan strategi apa yang diterapkan dalam menciptakan SDM yang mempunyai nilai efektifitas dalam bekerja, yaitu dengan Pengembangan Kompetensi dan Training (Pelatihan).

Pelatihan memang sudah seharusnya tidak terlepas dari program peningkatan kinerja. Karena dengan pelatihan, SDM di suatu perusahaan akan mendapat banyak ilmu baru yang akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan perusahaan dan kepuasan para pelanggannya.

IMG_7215Begitu halnya dengan PT Rajawali Nusindo, untuk mencapai kemampuan pengelolaan warehouse dengan tingkat efektifitas dan efesiensi yang tinggi, perlu adanya sebuah pelatihan khusus mengenai Warehouse Management. Bertempat di Lantai 6 Gedung RNI tanggal 20-22 Februari 2017, PT Rajawali Nusindo menyelenggarakan Training Warehouse Management yang diikuti oleh 42 Cabang Kepala Gudang Rajawali Nusindo seluruh Indonesia.

Maksud dan tujuan penyelenggaraan pelatihan ini diharapkan kepala gudang cabang mampu mengerti dan memahami peran dan fungsi sistem pergudangan, menguasai aspek-aspek serta faktor-faktor yang mempunyai peran utama dalam aktifitas pergudangan dan mampu merencanakan, mengevaluasi dan mengelola sistem manajemen pergudangan yang tepat dan efektif di cabang Rajawali Nusindo.

“Amanah regulasi Permenkes yang mewajibkan tata cara CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik) dan CDAKB (Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik) mewajibkaan kita untuk mendapatkan keilmuan tentang bagaimana penataan, layout, dan penyimpanan, kesempatan itu kita kumpulkan untuk mendapatkan ilmu dan merefresh kembali tentang warehouse dan Inventory management.” Demikian yang disampaikan M Gufron, Manager Logistik Rajawali Nusindo.

Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) adalah pedoman yang memuat aspek-aspek cara distribusi obat yang baik atau Good Distribution Practice (GDP). Aspek itu diantaranya Manajemen Mutu, Organisasi manajemen dan personalia, bangunan dan peralatan, operasional, inspeksi diri, transportasi, fasilitas distribusi berdasarkan kontrak dan dokumentasi.

M Gufron pun menambahkan, “dengan bertambahnya Pricipal dan regulasi permenkes keilmuan mengenai Inventory Management pun sangat diperlukan tidak hanya dalam gudang, tetapi juga bagaimana kualitas mutu barang tersebut masih terjaga mutunya hingga ke pelanggan”.

Kegiatan yang diselenggarakan 3 hari ini, banyak sekali memberikan manfaat, ilmu dan wawasan baru khususnya bagi kepala gudang yang diharapkan bisa memberikan kontribusi lebih dalam pengaplikasian Standar Oprasional digudang.

POLITEKNIKMPOS INDONESIARangkaian pembahasan materi Warehouse Management hari pertama, disampaikan langsung oleh Team dari Politeknik Pos Indonesia dengan materi Peran dan Fungsi pergudangan yang disampaikan oleh Ketua Prodi D3 Logistik Bisnis Edi Supardi, Warehouse Layout oleh Direktur Politeknik Pos Indonesia Agus Purnomo dan 5R Basic Training oleh Dosen Prodi Logistik Bisnis Amri Yanuar. Metode penyampaian materi pun bervariatif. Tidak hanya penyampaian materi saja, dalam pembahasan materi Warehouse Layout, Peserta diajak untuk langsung mensimulasikan dengan gambar tata letak penataan barang-barang gudang guna menghindari adanya kendala-kendala seperti kemacetan akibat penempatan barang yang tidak pada tempatnya.

IMG_7633 1Kegiatan hari kedua, peserta pelatihan melaksanakan Benchmarking (Studi Banding) ke gudang PT Kimia Farma Kantor Cabang Tangerang yang beralamatkan di Jalan Raya Pondok Kacang Timur No 10 Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan. Tujuan dari pelaksanaan benchmark ini yaitu untuk meningkatkan mutu mengenai wawasan dan pengetahuan pergudangan yang ada di gudang kimia farma, menentukan kebijakan-kebijakan baru untuk PT Rajawali Nusindo dalam pengeloan gudang dan sertifikasi CDOB.

Dalam sambutannya, Kepala Cabang PT Kimia Farma cabang Tangerang memberikan apresiasi dan harapan mengenai kegiatan benchmark antara PT Rajawali Nusindo dengan PT Kimia Farma. “kegiatan ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat, pengetahuan serta pengalaman baru untuk para peserta Benchmarking,” ungkapnya.

IMG_7803 1Dalam kesempatan dihari ketiga pelatihan, salah satu pesertapun mengungkapkan manfaat dan pemahaman apa yang didapat selama pelatihan dan Benchmarking. Dalam wawancara dengan Kelapa Gudang dan PJ Alkes Rajawali Nusindo Cabang Kupang Maria Gidelfrida Himalani Lukas mengungkapkan, begitu banyaknya manfaat yang didapat dari penyelenggaraan pelatihan warehouse management dan kunjungan langsung ke salah satu PBF (Perusahaan Besar Farmasi) yaitu PT Kimia Farma. “Dari kegiatan Warehouse Management Trainning kemarin banyak pelajaran baru seperti penerapan 5R didalam gudang, berbagai peran dan fungsi pergudangan yang baru saya ketahui dalam hal siklus pengadaan barang, penerimaan barang, penyimpanan barang, pengeluaran barang serta aktivitas pergudangan. Tentang Kunjungan langsung ke salah satu PBF sehingga lebih menambah wawasan dengan melihat banyak perbedaan yang dimiliki pada cabang kami.” Ungkap Maria. Di akhir sesi wawancara, Maria juga menyampaikan harapannya “Mengenai kegiatan Trainning warehouse management yang saya ikuti harapannya saya dapat mengaplikasikan materi yang saya terima dengan baik dan cabang kupang segera mendapatkan sertifikat CDOB disusul sertifikat CDAKB” Ungkapnya. (Rizki Nusindo)

Proses Penyiapan Kader-Kader Melalui Pelatihan Induksi dan Akselerasi Pimpinan Cabang Rajawali Nusindo 2017

IMG_3887Jakarta- Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu kunci penting yang mempengaruhi jalannya suatu perusahaan. Karena, kunci keberhasilan untuk memenangkan persaingan dan tantangan global didalam perusahaan berada pada Sumber daya Manusia (SDM) yang baik. Peran HRD (Human Resource Departement) dinilai sangat penting guna menerapkan strategi apa yang diterapkan dalam menciptakan SDM yang mempunyai nilai efektifitas dalam bekerja, yaitu dengan menerapkan program Kaderisasi, Pengembangan Kompetensi dan Training (Pelatihan).

Pelatihan memang sudah seharusnya tidak terlepas dari program peningkatan kinerja. Karena dengan pelatihan, SDM di suatu perusahaan akan mendapat banyak ilmu baru yang akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan perusahaan.

Begitu halnya dengan PT Rajawali Nusindo, Melalui Training Induksi dan Akselerasi Pimpinan Cabang PT Rajawali Nusindo, setiap peserta diharapkan mampu memahami mengenai proses bisnis, posisi jabatan, sasaran pekerjaan dan apa saja yang harus dihadapi dilingkungan baru serta melatih setiap kader-kader pimpinan cabang menjadi pimpinan cabang yang semakin tangguh, unggul dan terpercaya. Para calon kader pimpinan cabang diberi pemahaman knowledge, pengenalanterhadap lingkungan kerja baru agar dalam pelaksanaannya bisa lebih efektif dan dapat bekerja sesuai fungsinya untuk mencapai tujuan perusahaan.

Induksi atau pengenalan kepada karyawan yang menduduki jabatan baru dinilai sangat penting, disamping untuk proses pengenalan proses bisnis, induksi pun bertujuan untuk menciptakan rasa tanggung jawab kepada setiap peserta terhadap pekerjaan dan tugas yang akan di hadapi nanti. Tidak hanya itu, tujuan yang lainnya, menciptakan pemimpin untuk cabang yaitu kepala operasional dan kepala akutansi & keuangan untuk bisa mengelola oprasional cabang secara strategis dan profitable dan bagaimana menjadi calon Leader yang diinginkan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan tanggal 09 – 10 Februari 2017 yang bertempat di Hotel Puri Denpasar Jakarta, peserta dibekali pemahaman bagaimana dan apa yang harus dilakukan setelah menjadi pimpinan cabang, masalah apa yang akan dihadapi serta penanganan masalah (Problem Solving).

“Akselerasi ini diselenggarakan karena kita melihat bahwa proses pengkaderan di Nusindo ini sudah dirasakan sangat perlu. Data menunjukan bahwa karyawan yang akan menghadapi masa persiapan pensiun (MPP) sampai 2020 dari semua divisi sudah mencapai 136 orang,” ujar Trihatma Satoto, General Manager SDM&Umum PT Rajawali Nusindo pada acara Pelatihan Induksi dan Akselerasi Pimpinan Cabang, Kamis (9/2).IMG_3871

Keikutsertaan para kader kepala cabang dan kepala operasional PT Rajawali Nusindo diikuti oleh 11 peserta yang menjabat dalam posisi baru hasil Assessment, yaitu Bandung, Bogor, Jakarta, Kudus, Makassar, Malang, Manado, Medan, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta.

 

Pelaksanaan pembukaan kegiatan dilaksanakan dengan sambutan IMG_3881serta arahan strategi, penyampaian visi dan misi perusahaan yang langsung disampaikan oleh seluruh jajaran Direksi PT Rajawali Nusindo yaitu Direktur Utama Sutiyono, Direktur Keuangan Y Nanang Marjianto dan Direktur Trading Agus Mutiar. Kegiatan pelatihan pun dibuka secara simbolis oleh Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono dengan penyematan Nametag Training kepada salah satu peserta tanda bahwa kegiatan pelatihan induksi dan akselerasi pimpinan cabang resmi dibuka.

Disesi akhir hari pertama pelaksanaan pelatihan, Direktur Health Care & ConsumerPT Rajawali Nusindo Lukmanul Hakim pun memberikan arahan terkait betapa pentingnya induksi dan kaderisasi karyawan disebuah perusahaan, khususnya untuk PT Rajawali Nusindo. Lukman pun mengatakan yang perlu digaris bawahi dalam bisnis Distribusi ini terkait 2 aspek penting yaitu sistem dan bisnis proses, “Sistem dan bisnis proses harus dikawal dengan baik, karena tidak ada hasil yang bisa anda dapat tanpa sistem dan bisnis proses yang benar.”ujarnya. Tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini yaitu untuk menciptakan kader sumber daya yang berkualitas dan mumpuni, “Apalah Arti 1000 orang tidak berkualitas dibanding 1 orang yang berkualitas, itu supaya Rajawali Nusindo semakin tangguh, unggul dan akhirnya menjadi suatu kepercayaan” Pesan Direktur Health Care & Consumer.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan 2 hari ini, banyak sekali ilmu yang didapat peserta dari penyampaian pemateri yang disampaikan oleh para General Manager dan Manager seluruh Divisi PT Rajawali Nusindo. Penyampaian materi ini meliputi SOP (Standar Operasional Prosedur) dan kebijakan-kebijakan yang ada di PT Rajawali Nusindo. Divisi-divisi yang turut memberikan materi kepada para peserta pelatihan diantaranya Logistik, Akutansi dan Keuangan, Sekretaris Korporasi, SDM, Teknologi Informasi, Distribusi dan Marketing dan Agro Industri.

Yang menarik dalam pelaksanan pelatihan ini, peserta pelatihan pun terlihat sangat interaktif dengan memberikan pertanyaan-pertanyan kepada pemateri seputar materi yang disampaikan, yang meliputi penyusunan anggaran perusahaan, kelengkapan infrastruktur CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik) & CDAKB (Cara DistribusiAlat Kesehatan Yang Baik), Piutang, penagihan dan Persedian Barang.

Dalam IMG_3132wawancara bersama salah satu peserta pelatihan induksi dan akselerasi, Endang Prihana yang kini menjabat sebagai Sales Manager PT Rajawali Nusindo mengatakan bahwa training Induksi ini sangat membantu khususnya bagi karyawan Rajawali Nusindo untuk mendapat pemahaman lebih detail tentang alur dan bisnis proses, “Pelatihan ini sangat membantu sekali dalam pembekalan karyawan dalam pemahaman tentang bisnis di Rajawali Nusindo, dan saya harap untuk kedepannya kegiatan ini terus berkesinambungan untuk mencapai tujuan dari Rajawali Nusindo” Pesannya. Tidak hanya dilihat dari banyaknya peserta yang bertanya, keberhasilan training pun terukur dari hasil prepost-posttest sebagai standar training internal PT Rajawali Nusindo yang diberikan oleh panitia penyelenggara, dari hasil pretest-posttes ini menunjukan efektifitas pemateri dalam penyampaian materi kepada para peserta pelatihan dan indikator peserta dalam menyerap materi selama pelatihan. (Rizki Nusindo)

 

Beginilah Kiat Rajawali Nusindo untuk Kembangkan Bisnis

 ((Kanan) Direktur Health Care PT Rajawali Nusindo, Lukmannul Hakim dan Direktur Utama PT Rajawali Nusindo, Sutiyono (kiri))

Distribusi merupakan elemen penting untuk menyebarkan berbagai produk ke seluruh penjuru nusantara. Dengan pemerataan jalur distribusi, bukan tak mungkin akan terjadi penyamarataan harga akan sebuah produk. Salah satu perusahaan yang concern menggarap jalur ini adalah PT Rajawali Nusindo anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1964 ini berhasil menjadi oase akan keinginan masyarakat untuk mendapatkan produk dengan harga murah.

“Kita ambil contoh, saat pertama mendistribusikan gula ke daerah perbatasan, di Kepulauan Natuna. Saat itu, harga gula per kilo mencapai Rp 24 ribu/kg. Harga tersebut melonjak karena sulitnya mendapatkan pasokan. Namun semenjak kita masuk, harga gula bisa stabil ke angka Rp 14 Ribu/kg. Disitulah kita menyadari pentingnya peran distribusi,” ujar Direktur Utama PT Rajawali Nusindo, Sutiyono.

 Tak hanya produk pokok seperti gula, Nusindo juga mendistribusikan berbagai produk dari berbagai bidang usaha yang berdiri di bawah payung perusahaanya seperti produk argoindustri, pharmaceutical, trading, sembako, CPO dan lain sebagainya demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Disamping mengoptimalkan jaringan distribusi melalui 42 cabang yang tersebar diseluruh Indonesia, PT Rajawali Nusindo juga terus mengembangkan bisnis trading yang meliputi agro bisnis antara lain pupuk dan agro industrial berupa pemenuhan kebutuhan pabrikasi yang difokuskan pada program ISC (integrated supply chain) baik dilingkungan RNI Grup, BUMN maupun Swasta. Namun, seiring berjalannya waktu dan makin berkembangnya perusahaan yang menawarkan jasa distribusi, RNI bergerak cepat dengan melakukan inovasi terhadap brand.

Gulirkan e-Commerce

 Pada kuartal III tahun 2016 silam, RNI mendirikan e-Commerce dengan nama pasarprodukbumn.comyang pelaksanaannya dijalankan oleh PT Rajawali Nusindo. Melakukan aktualisasi di dunia digital memang wajib hukumnya. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia sendiri sudah mencapai angka 120 juta jiwa. Oleh karena itu, agak aneh apabila sebuah lembaga maupun instansi tak melakukan aktivasi di dunia digital. Meskipun dibilang telat untuk terjun di ranah digital, langkah yang dilakukan RNI masih patut untuk diacungi jempol.

 Melalui platform pasarprodukbumn.com, RNI memasarkan berbagai produk BUMN dan UKM secara online. Dengan pemasaran online, artinya jarak, waktu serta biaya yang digunakan dalam proses distribusi konvensional bisa dipangkas sedemikian rupa. “Jika sudah demikian, bukan tak mungkin harga yang kita tawarkan akan jauh lebih murah dibandingkan dengan pasar-pasar modern,” tambah Sutiyono.

 Ia juga menuturkan, sudah banyak pihak asing yang tertarik akan produk yang dikembangkan oleh BUMN lainnya. Namun ia masih menahan keinginan tersebut karena ingin memfokuskan diri untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu. Menurutnya, mempersiapkan SDM adalah hal penting dibandingkan dengan mengincar keuntungan semata.

 “Keuntungan bisa diraih seiring berjalannya waktu. Saat ini kita fokus untuk memperbaiki proses internalisasi dulu. Saat ini, proses pengembangan SDM kita sudah mencapat tahap finishing,” ujar Direktur Health Care PT Rajawali Nusindo, Lukmannul Hakim.

 Lukman juga menambahkan, dengan adanya pasarprodukbumn.com, RNI menargetkan laba bersih Rp 76 miliar. Angka ini melonjak Rp 23 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kita nantikan saja apakah RNI bisa merengkuh target tersebut atau tidak.

Dikutip dari http://www.bisnisupdate.com/begini-kiat-rajawali-nusindo-untuk-kembangkan-bisnis.html

Rajawali Nusindo, Resmikan Gedung Baru Kantor Cabang Jember

PEMBUKAAN SELUBUNG PAPAN NAMA KANTOR BARU: Komisaris utama Didiek Prasetyo (Batik Hitam) bersama dengan Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono (Batik Cokelat) dan ketua APTRI Hm Arum Sabil meresmikan gedung baru Nusindo Cabang Jember dengan membuka selubung papan nama gedung kantor baru.

PEMBUKAAN SELUBUNG PAPAN NAMA KANTOR BARU: Komisaris utama B. Didiek Prasetyo (Batik Hitam) bersama dengan Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono (Batik Cokelat) dan ketua APTRI Hm Arum Sabil meresmikan gedung baru Nusindo Cabang Jember dengan membuka selubung papan nama gedung kantor baru.

PT Rajawali Nusindo meresmikan gedung baru Kantor Cabang Jember yang beralamatkan di jalan Tampak Siring no 63, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumber Sari, Jember dengan luas ± 1.520 m2 dengan luas gudang lantai 1  ± 635,5 m2 dan Lantai 2 (Mezzanine) 180 m2. Acara tersebut diselenggarakan Kamis 19 Januari 2017. Hadir dalam acara tersebut Direksi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Direksi PT Rajawali Nusindo dan Ketua APTRI M. Arum Sabil serta relasi, dan beberapa tokoh masyarakat dan agama setempat,IMG-20170125-WA0009

Peresmian kantor baru berlangsung hidmat dan cukup meriah selainpembukaan selubung papan, dilaksanakan pula penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan penanaman pohon perindang di halaman kantor Nusindo Cabang Jember.

PAK SUTIYONO

Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono menyampaikan kondisi gedung kantor cabang lama yang terletak di Jl. Tawangmangu no. 131 A dengan total luas lahan ±400 m2 dengan luas Gudang ± 300 m2 sudah tidak layak digunakan, karena tidak bisa menampung jumlah barang dagangan. Hal ini menyebabkan Cabang Jember tidak bisa memperoleh sertifikasi CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik) dan CDAKB (Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik). Dengan diresmikannya gedung baru yang memiliki luas 3 kali lipat dari kantor sebelumnya, kami harapkan dapat memenuhi regulasi pemerintah, sehingga produk-produk yang kita simpan memenuhi syarat CDOB dan CDAKB, dan kedepannya kita tidak bermasalah terkait CDOB dan CDAKB” pesannya. Sutiyono menyampaikan bahwa di daerah  Jember sangat berpotensi dalam aspek pertanian dan pabrikasi sehingga PT Rajawali Nusindo telah mempersiapkan pendistribusian produk berupa pupuk, teknologi untuk tanaman serta mesin yang terkait pabrikasi. Sutiyono juga menambahkan, secara nasional PT Rajawali Nusindo berhasil meraih omzet sebesar Rp 2,8 Trilliun dengan laba sebelum pajak Rp 43 Milyar sepanjang tahun 2016. Untuk tahun 2017, PT Rajawali Nusindo mematok target omzet sebesar Rp 3,5 Trilliun dangan target laba sebelum pajak 76 Milyar.

PAK ARUM SABIL

Pencapaian kinerja Cabang Jember dinilai unggul dalam pencapaian omzet selama tahun 2016 dan diharapkan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar kota. Selain bisa meningkatkan kinerja dalam segala aspek di tahun berikutnya, harapan Didik di tahun 2017 mendatang Nusindo Cabang Jember bisa lebih memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar kota. HM Arum Sabil mengapresiasi kontribusi Rajawali Nusindo bagi masyarakat kota Jember terutama apresiasi pada pembangunan gedung baru dinilai sangat tepat dibangun dilokasi yang baru ini. Menurutnya ketepatan memilih lokasi sangat bermanfaat terutama untuk masyarakat sekitar kantor yang membutuhkan bimbingan kemandirian dan pemberdaya ekonomi sehingga diharapkan memberikan efek yang positif bagi masyarakat pedesaan di sekitar kota Jember.

IMG-20170125-WA0000

Selamat menempati gedung baru Cabang Jember yang diiringi dengan peningkatan kinerja terbaik untuk menjadi Unggul dan Terpercaya. (Rizki Nusindo)

RNI AWARDS 2016

IMG_3380Dalam rangka meningkatkan inovasi yang mampu memberi nilai tambah dan peningkatan kapasitas produksi, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) resmi membuka gelaran Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Awards. Acara yang diikuti oleh seluruh anak perusahaan RNI berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 sampai tanggal 12 maret 2016 di Semarang, Jawa Tengah.
Acara ini memberikan berbagai penghargaan bagi anak perusahaan dan karyawan RNI Group yang berprestasi dan dilaksanakan di Hotel Patra Jasa, Semarang, Jawa Tengah. Kota Lumpia ini dipilih karena Semarang tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya RNI. Dimana pada tahun 1885 Oei Tiong Ham mendirikan Oei Tiong Ham Concern (OTHC) konglomerasi pertama di Indonesia yang menjadi cikal bakal RNI.
IMG_3451PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) resmi membuka gelaran Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Awards 2016, bertempat di Kampung Laut, Semarang, Kamis (10/03/2016). Pembukaan dilakukan oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Agung P Murdanoto dengan dihadiri Walikota Semarang Hendrar Prihadi.
Direktur Utama RNI, Didik Prasetyo dalam sambutan acara Welcome Dinner RNI Award 2016 mengatakan berbagai kegiatan akan dilaksanakan dalam rangka mengisi dan memaknai kemeriahan gelaran Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Award 2016. “Mulai dari pentas seni RNI, lomba foto, lomba stand up commedy, pameran foto dan pameran karya inovasi, jalan sehat hingga penanaman mangrove di Pantai Maroon,” jelas Agung Primanto Murdanoto, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi PT RNI yang membacakan sambutan Direktur Utama yang berhalangan hadir.IMG_3319
Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi RNI, Agung P Murdanoto mengatakan, kebutuhan perseroan akan inovasi-inovasi baru sudah tidak bisa ditunda lagi, oleh karenanya manajemen kembali menggelar acara ini setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan. “Diharapkan melalui gelaran di tahun yang ke-10 ini akan lahir karya-karya inovasi yang tidak hanya mampu diterapkan di anak perusahaan tertentu tetapi mampu diterapkan di anak perusahaan lainnya.”ujarnya.
Perseroan, lanjutnya, memanggil putra-putri terbaik RNI untuk adu kreativitas dan unjuk inovasi yang bernilai tambah, mampu mereduksi biaya, dan bisa diterapkan. Nantinya, diharapkan inovasi yang lahir mampu diterapkan di anak perusahaan lainnya atau di seluruh RNI Group.
IMG_3480Di Semarang RNI memiliki 45 aset baik dalam bentuk kantor, pabrik, gudang, toko, rumah, hingga lahan kosong. “Jumlah tersebut terbanyak dibanding kota lainnya. Sebagai BUMN, RNI membuka diri dan berharap dapat melakukan sinergi dengan berbagai pihak, baik dengan pemerintah, BUMD, masyarakat, maupun pelaku usaha setempat. Sinergi yang dilakukan bisa dalam bentuk optimalisasi aset maupun bentuk kerjasama lainnya. Semua itu semata demi memberikan kontribusi bagi peningkatan kapasitas bisnis, kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” papar Agung.
Sementara Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik dipilihnya Semarang sebagai tuan rumah pagelaran Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Awards 2016. Pihaknya mengatakan terbuka bagi berbagai kerjasama selama itu memberi dampak positif bagi daerah. “Seperti yang dilakukan salah satu anak perusahaan RNI di Kota Semarang, PT Phapros telah banyak membantu kami melalui aktivitas yang bersifat kepedulian lingkungan melalui penanaman mangrove di pesisir pantai Semarang,” ungkapnya.
IMG_3661Ketua Panitia Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Award 2016, Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa digelarnya kembali acara ini untuk menggugah anak perusahaan RNI untuk terus melakukan inovasi dan mebangkitkan semangat untuk berubah. “Banyak sekali perubahan yang bisa dihasilkan dengan acara seperti ini. Acara ini juga merupakan penghargaan bagi anak perusahaan yang berprestasi dalam bidang finance, manufacture dan lain-lain,” jelas Rahmat.
Keesokan harinya acara dilanjutkan dengan penjurian eksibisi karya Inovasi dan RNI Award 2016, Penjurian Best Foreman dan Penjualan Best Foreman dan Best Supervisor, Lomba Kesenian Daerah dan ditutup dengan acara Stand Up ComedyCYMERA_20160406_113414
Pada hari ketiga acara dimulai dengan Jalan Sehat dan mini games. Setelah melepas keseruan acara pun dilanjutkan dengan penanaman mangrove di Pantai Maroon dan ditutup dengan kunjungan booth pameran peserta karya inovasi.
Setelah rehat Istirahat selama 5 jam 30 menit acara puncak RNI Awards pun dilaksanakan. Acara dibuka oleh sambutan dari Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara Indonesia, Didik Prasetyo.

IMG_5889Pada sambutannya Didik mengatakan, dengan dilaksanakannya Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Awards pada tahun 2016 yang merupakan gelaran ke-11 ini, pihaknya berharap inovasi yang muncul dapat menjawab berbagai tantangan bisnis yang belakangan ini semakin berkembang.“Seperti kita ketahui, ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat di-era pasar bebas ini permasalahan bukan hanya sekedar menekan HPP tetapi juga bagaimana menghasilkan kualitas produk dan jasa yang disukai dan mampu diterima pasar,” ungkap Didik.
Dalam bidang agro misalnya, bagaimana pelaku usaha dituntut tidak hanya memacu produktivitas tetapi juga menghasilkan produk perkebunan yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang saat ini segala aspeknya telah terstandarisasi. “Kami sangat mengapresiasi berbagai inovasi yang ditampilkan, kami akan kembangkan sehingga inovasi-inovasi ini bisa menyelesaikan berbagai permasalahan, minimal di anak perusahaan terkait,” kata Didik.
IMG_7131Pada acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan seni paduan suara dari Universitas Diponegoro, stand up comedy Cak Lontong, dan performa Group Band The Dance Company. PT PG Rajawali I keluar sebagai pemenang dalam kategori utama yaitu Best Subsidiary Company. Anak perusahaan RNI yang berbasis agro tersebut pada tahun 2015 tampil sebagai anak usaha dengan raihan laba terbesar.
Didik mengatakan, guna mengapresiasi dan memotivasi tidak kurang dibagikan 13 (tiga belas) penghargaan.

Penentuan pemenang dilakukan melalui proses penilaian dari sisi kinerja maupun performa dan penjurian oleh internal RNI dibantu tim pakar Universitas Diponegoro dan juri eksternal lainnya. Penghargaan yang diberikan yaitu Petani Terbaik, Lomba Kesenian, Lomba Stand Up Comedy, Lomba Foto SLR dan kamera Handphone.
IMG_6654Sementara, dari gelaran Eksebisi Karya Inovasi dimenangkan oleh PG Krebet Baru Malang, dengan inovasi yang mampu menekan kehilangan gula dalam proses produksi melalui aplikasi ozonizer. PG yang berada di bawah PT PG Rajawali I ini menyisihkan kompetitor lain dari PT Rajawali Nusindo dengan inovasi mengenai Total Laboratoriun Solution yang menjadi juara kedua, dan PG Tersana Baru, Cirebon mengenai Monitoring dan Alarm Signal pH Kondensat yang meraih juara ketiga.
Selain seni dan inovasi, ada pula penghargaan yang terkait kinerja karyawan dan anak perusahaan, seperti Foreman Teladan, Supervisor Teladan, Best Manufacturing Performance yang dimenangkan PT Mitra Kerinci, Best Trading Unit yang dimenangkan PT Rajawali Nusindo Cabang Denpasar, Best Financial Performance Company yang dimenangkan PT PG Rajawali I, Best Operating Company yang dimenangkan PT PG Rajawali I, dan Best Subsidiary Company yang dipenangkan PT PG Rajawali I.
IMG_5923Sementara, Dwi Ary yang hadir mewakili Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN mengaku terkesan dengan berbagai inovasi yang ditampilkan. “Kompetisi-kompetisi semacam ini yang sebetulnya dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan. Mengingat ini adalah gelaran yang ke-11, tentunya sudah banyak pula inovasi yang dihasilkan, saya harap RNI dapat mengakomodir temuan-temuan tersebut dan mengaplikasikannya untuk kemajuan perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Didik mengatakan, kami akan mengevaluasi dan terus meningkatkan pelaksanaan RNI Awards berikutnya. “Kami membuka selebar-lebarnya kesempatan karyawan untuk terlibat dalam kompetisi inovasi. Dari level karyawan pimpinan sampai karyawan pelaksana bisa menyumbangkan gagasannya. Terlebih, baru di tahun ini kami membuka satu penghargaan baru yaitu penghargaan bagi Petani Terbaik diberikan kepada para petani yang telah memasok tebu terbanyak di lingkungan Pabrik Gula PT RNI,” kata Didik.

IMG_6472
Setelah digelar selama 3 (tiga) hari dari tanggal 10 -12 Maret 2016, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) B. Didik Prasetyo akhirnya menutup rangkaian acara Eksebisi Karya Inovasi dan RNI Awards 2016 melalui penganugerahaan berbagai penghargaan bagi anak perusahaan dan karyawan RNI Group yang berprestasi, bertempat di Hotel Patra Jasa, Semarang, Sabtu 12 Maret 2016. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bidang Kementerian BUMN Dwi Ary Purnomo, Komisaris, seluruh Direksi PT RNI dan jajaran Direksi Anak Perusahaan.