8 Jenis Minuman Yang Tidak Cocok Diminum Bersama Obat

8 Jenis Minuman Yang Tidak Cocok Diminum Bersama Obat - Minuman memang penting bagi tubuh. Sayangnya, beberapa jenis minuman justru menimbulkan reaksi merugikan jika digabungkan dengan obat. Berikut ini adalah beberapa jenis minuman yang sebaiknya Anda hindari saat akan atau setelah minum obat. Tunggu 3 jam setelah minum obat untuk meminum jenis minuman di bawah ini:

jus buah

Jus grapefruit. Lebih dari 50 jenis obat akan mengalami penurunan fungsi penyembuhan karena jenis minuman ini, termasuk statin dan obat untuk tekanan darah tinggi. Sejumlah senyawa organik, yang diidentifikasi sebagai turunan furanokumarin dapat mengganggu hati dan menyerap enzim sitokrom P450 isoform CYP3A4 di dinding usus kecil. Penelitian dari University of Western Ontario juga menunjukkan bahwa jus grapefruit meningkatkan absorpsi (penyerapan) obat-obatan tertentu serta mengubah dosis normal menjadi dosis berlebihan.

Jus delima. Enzim yang ditemukan dalam jus delima dapat memecah resep obat tekanan darah. Jus delima juga bisa memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah dan pada obat antidepresan bisa menyebabkan penurunan efektifitas obat dan pada pemakaian yang berlebih bahkan bisa membahayakan tubuh.

obat-susu-dalam-tsProduk susu. Susu akan mengurangi absorpsi antibiotik dalam tubuh dan menghambat penyerapan komponen tertentu dalam obat, seperti zat besi. Kalsium dalam susu juga dapat menganggu efektivitas obat tiroid dan dapat mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat dalam tubuh. Tunggu minimal 3 jam setelah minum obat untuk minum minuman yang kaya kalsium tersebut.

 

KopiKafein (termasuk kopi, teh hijau, dan minuman berenergi). Kafein dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang serius jika diminum dengan stimulan. Hindari meminum secangkir kopi saat sedang mengonsumsi efedrin (penekan nafsu makan), obat asma dan amfetamin. Beri jarak minimal 3 jam setelah minum obat, baru minum kopi dan minuman-minuman lain yang mengandung kafein.

isotonicMinuman isotonic. Kalium dalam minuman ini dapat berbahaya bila digabungkan dengan obat untuk penyakit gagal jantung atau obat-obatan hipertensi. Hindari pisang juga, karena pisang juga sangat kaya akan kalium dan mengandung lendir yang bisa menyesakkan pernafasan.

Wine. Meneguk segelas anggur saat minum obat antidepresan bisa menyebabkan hipertensi, sakit kepala, detak jantung cepat dan stroke. Hal ini juga berlaku pada minuman berenergi lainnya.

Teh hijau. Teh hijau mengandung sedikit vitamin K yang mampu mengurangi efek dari obat-obatan seperti kumarin atau warfarin (mencegah pembekuan darah).

Demikianlah artikel tentang 8 Jenis Minuman Yang Tidak Cocok Diminum Bersama Obat. Sebelum atau sesudah meminum obat, sebaiknya Anda perhatikan keterangan-keterangan di atas. Hindarilah minum-minuman di atas saat meminum obat, demi efektifitas penyembuhan dan keamanan saat minum obat.

Sumber: http://www.nusaherbal.com/?8-jenis-minuman-yang-tidak-cocok-diminum-bersama-obat,78